KETHOPRAK

Hay guys, kembali ketemu nih di blog saya :v jangan bosen bosen yaa..

Kali ini kita akan bahas seni tradisional dari Jawa yang bernama "Kethoprak" (bukan kethoprak makanan yaa,hehe).Kata ini sudah sering terdengar di telinga orang-orang Jawa.

Kethoprak merupakan suatu seni tradisional Jawa yang dalam pertunjukkannya itu membutuhkan orang yang banyak untuk mementaskannya.Karena,harus ada tokoh-tokoh yang yang wajib diperankan oleh setiap pemain. Akan tetapi,bisa juga 1 orang memerankan beberapa tokoh.Cerita Kethoprak juga mengambil dari cerita Mahabharata dan Ramayana,tetapi ada juga yang menceritakan kehidupan nyata seseorang,misalnya sunan sunan ,Raja,dll.Seni pertunjukkan Kethoprak di tunjukkan ketika ada acara hajatan, misalnya khitan, pernikahan, sedekah bumi, dan masih banyak lagi.

Pertunjukkan Kethoprak juga hampir sama dengan pertunjukkan wayang kulit. Sama-sama menggunakan gamelan sebagai alat musik pengiringnya  dan pesinden sebagai penyanyi gending-gending Jawa.Alat musik yang khas dari pertunjukkan Kethoprak yaitu adanya "kentongan".

Pemain kethoprak merupakan orang-orang pilihan di dalam dirinya memiliki kemauan dan bakat untuk menunjukkan seni kethoprak ini.Sebelum para pemain melakukan adegan aktingnya, mereka terlebih dahulu dirias agar penonton bisa membedakan setiap tokoh yang diceritakan dan agar mengetahui apa watak dari tokoh tersebut.Di dalam pertunjukkan kethoprak, seorang laki-laki bisa berperan sebagai tokoh seorang perempuan, ataupun sebaliknya. Mereka dirias sehingga mereka dapat semirip mungkin dengan tokoh yang akan dimainkannya.

Dalam mementaskan di atas panggung,para pemain harus benar-benar fokus dengan tokoh yang sedang diperankannya.Ketika adegan bertarung,pemain tersebut harus benar-benar seperti orang bertarung.Jadi,mereka juga harus bisa sedikit bela diri.Ketika adegan jatuh karena dibanting lawan,pemain yang dibanting tersebut memang benar-benar merasakan rasa sakitnya dibanting.Nah,makannya para pemain harus benar-benar memiliki fisik yang kuat.

Oke. Sekian dari saya. Kita bertemu di artikel selanjutnya yaa. Byee

Komentar